Wanita bernama Marissa Hutabarat Jadi Hakim di Amerika

Wanita bernama Marissa Hutabarat Jadi Hakim di Amerika

Wanita bernama Marissa Hutabarat Jadi Hakim di Amerika

Wanita bernama Marissa Hutabarat Jadi Hakim di Amerika – Hakim adalah pejabat yang memimpin persidangan. Istilah “hakim” sendiri berasal dari kata Arab حكم (hakima) yang berarti “aturan, peraturan, kekuasaan, pemerintah”. Ia yang memutuskan hukuman bagi pihak yang dituntut. Hakim harus dihormati di ruang pengadilan dan pelanggaran akan hal ini dapat menyebabkan hukuman.

Hakim biasanya mengenakan baju berwarna hitam. Kekuasaannya berbeda-beda di berbagai negara. Hakim adalah Pejabat Negara. di Indonesia sesuai dengan UU kekuasaan kehakiman, Hakim terdiri atas Hakim di Mahkamah Agung RI dan peradilan dibawahnya serta Hakim di Mahkamah Konstitusi.

Saat ini terdapat 4 badan peradilan di bawah Mahkamah Agung sehingga Hakim badan peradilan di bawah Mahkamah Agung terdiri atas Hakim Peradilan Umum, Hakim Peradilan Agama, Hakim Peradilan Tata Usaha Negara dan Hakim Peradilan Militer, yang memiliki kewenangan untuk mengadili perkara yang berbeda-beda.

Kabar gembira datang dari New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat. Pasalnya, seorang perempuan keturunan Batak berhasil menjabat sebagai hakim di pengadilan perdata di sana. Nama lengkap perempuan tersebut adalah Marissa Hutabarat. Ia memenangkan pemilu lokal pada tanggal 15 Agustus lalu.

1. Telah menjabat sebagai hakim di Pengadilan Perdata New Orleans sejak Agustus laluProfil Singkat Marissa Hutabarat, Wanita Batak Jadi Hakim di Amerika

Didukung oleh Partai Demokrat, Marissa memenangkan sebanyak 60 persen total suara pemilu lokal pada tanggal 15 Agustus lalu. Sejak saat itu, dirinya menjabat sebagai hakim di pengadilan perdata New Orleans, Louisiana.

Kampanye yang dilakukannya, punya slogan istimewa yang berbunyi “People’s Judge”. Sejak kabar gembira tersebut datang, dirinya mendapat banyak perhatian dari diaspora Indonesia.

2. Pernah mengenyam pendidikan di bidang psikologi, Marissa gak menyerah akan cita-citanya untuk bekerja di dunia hukum

Profil Singkat Marissa Hutabarat, Wanita Batak Jadi Hakim di Amerika

“Ini adalah impian yang menjadi kenyataan! Aku sudah memimpikan ini sejak masuk sekolah hukum. Misiku adalah untuk melayani rakyat,” ujar Marissa dalam wawancara yang dilakukannya bersama VOA Indonesia.

Sebelum masuk ke sekolah hukum, dirinya telah mengambil S1 Psikologi, di DePaul University di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Setelah lulus pada tahun 2006, ia masuk Fakultas Hukum di Loyola University.

3. Perempuan ini juga gak gentar memperluas wawasan dan pengalamannya di bidang hukum, lho!

Profil Singkat Marissa Hutabarat, Wanita Batak Jadi Hakim di Amerika

Untuk memperluas wawasannya di bidang hukum, ia juga melakukan externship sebagai Honorable Judge Roland Belsome dari Pengadilan Banding Negara Bagian Louisiana. Ia juga pernah menjadi associate attorney di Glago Williams, LLS. Khususnya, membahas tentang kasus kecelakaan lalu lintas, kegiatan malapraktik di bidang medis, sampai perselisihan asuransi.

4. Marissa memiliki darah Indonesia, tepatnya sebagai keturunan Batak

Profil Singkat Marissa Hutabarat, Wanita Batak Jadi Hakim di Amerika

Saat kemenangannya diumumkan, kaum diaspora Indonesia turut merayakan hal tersebut. Dari nama belakangnya, kita bisa tahu bahwa Marissa Hutabarat memegang marga Batak.

Darah Batak tersebut ia dapatkan dari ayahnya. Sedangkan, ibundanya merupakan seseorang keturunan Tionghoa yang berasal dari Thailand.

Walau belum pernah berkunjung langsung ke Indonesia, ia selalu merasa bangga akan asal usulnya. Dalam wawancaranya dengan VOA Indonesia, ia bahkan mengutarakan keinginannya untuk mempelajari bahasa Indonesia.

“Aku merasa agak malu karena gak pernah benar-benar belajar bahasa Indonesia. Tapi, aku akan melakukannya,” pungkasnya sambil tersenyum.

5. Mendapat banyak dukungan dari orang Batak di media sosialnya, ia mengaku pernah diajari bahasa Batak oleh opungnya

Profil Singkat Marissa Hutabarat, Wanita Batak Jadi Hakim di Amerika

Marissa merasa gembira mendapat banyak ucapan selamat yang berbondong-bondong datang ke media sosialnya. Hal itu membuat ia makin merasa bangga akan darah Indonesia yang dimilikinya.

Ia juga mengaku pernah mempelajari bahasa Batak. Marissa mengatakan, “Opung pernah mengajari aku sedikit Bahasa Batak, jadi aku tahu beberapa kata.”

Itu dia profil singkat dari Marissa Hutabarat.

Comments are closed.