Tidak Perlu Jadikan Pacar Sebagai Prioritas Utama, Inilah Alasannya!

Tidak Perlu Jadikan Pacar Sebagai Prioritas Utama, Inilah Alasannya!

Tidak Perlu Jadikan Pacar Sebagai Prioritas Utama, Inilah Alasannya!

Segala suatu hal yang berlebihan itu tidak baik. Begitu pula saat kamu mencintai seseorang. Menjadikan kekasih hati sebagai prioritas dalam hidupmu bukanlah tindakan yang tepat. Apalagi hingga memanjakannya atas nama rasa cinta.

Selain karena belum pasti nantinya kalian dapat menikah, masih banyak, kok hal lain yang lebih mutlak dari pacar. Misalnya pekerjaan dan hubunganmu bersama keluarga. Di lansir dari laman onlinetradingsouthafrica.com, berikut tiga alasan kenapa kamu tidak perlu hingga menjadikan pacar sebagai prioritas. Simak baik-baik, ya!

1. Masih ada keluarga dan dirimu sendiri yang lebih pantas di utamakan

Di kutip dari laman download idnplay poker, seperti yang telah di sebutkan di awal tadi, keluarga jauh lebih penting berasal dari sekadar pacar, lho. Bayangkan kala kamu mengalami kesulitan, mereka pasti jadi orang pertama yang mati-matian menambahkan bantuan. Di tambah lagi, sebelum akan ketemu doi kamu juga dekat dengan ayah, ibu dan saudara-saudaramu. Masa iya, begitu punya kekasih baru kamu otomatis meniadakan mereka, sih?

Selain keluarga, kamu kudu berkhayal kebahagiaanmu juga. Jangan sampai, hanya gara-gara berupaya menggembirakan pacar kamu jadi banyak berkorban. Di mana itu malah merugikan dirimu sendiri. Sayang banget, kan?

2. Ada cara lain untuk mengungkapkan rasa cinta, gak harus dengan menjadikan dia yang utama

Menjadikan doi sebagai prioritas bukanlah satu-satunya jalan untuk menunjukkan rasa sayangmu. Tentu saja masih banyak cara lain yang tidak berdampak buruk bagimu. Misalnya, berusaha setia padanya dan selalu jujur satu sama lain.

Dengan bersikap demikian, kekasihmu tentu akan tahu bahwa kamu benar-benar mengasihinya.

Daripada terus-terusan menuruti segala keinginannya. Kalau perasaannya padamu gak tulus, bisa-bisa kamu malah di manfaatkan olehnya, lho! Jadi rugi sendiri, kan?

3. Pacarmu masih punya keluarga yang berkewajiban memenuhi segala kebutuhannya, bukan kamu

Pacarmu bukan anak yang sebatang kara. Dia masih punya orangtua lengkap yang berkewajiban memenuhi segala kebutuhannya. Bukannya kamu yang harus menanggung semua itu. Pacar minta di belikan skincare dan baju baru, kamu langsung menggelontorkan uang jajanmu dengan entengnya. Giliran harus membeli buku kuliah, uangnya sudah gak ada sisa.

Mentraktir pacar sekali waktu memang gak ada salahnya. Tapi bukan berarti segala yang dia minta harus di berikan. Suruh doi minta ke orangtuanya, dong. Jika memang mereka gak mau memenuhi keinginannya, ya jangan kamu yang di jadikan pelarian. Belum juga jadi suaminya, kok mau-maunya di repotkan begini, sih?

Comments are closed.