Sederet Fakta Kemenangan Telak Mancity Club atas Club Brugge di UCL

Sederet Fakta Kemenangan Telak Mancity Club atas Club Brugge di UCL

Sederet Fakta Kemenangan Telak Mancity Club atas Club Brugge di UCL

Sederet Fakta Kemenangan Telak Mancity Club atas Club Brugge di UCL – Matchday ketiga Liga Champions di akses bersama pertandingan pada tuan tempat tinggal Club Brugge dan Manchester City. Meski berstatus sebagai tim tamu, Manchester City tampil dominan selama laga. Anak asuh Pep Guardiola berhasil menang telak bersama skor 5-1.

Riyad Mahrez tampil menonjol bersama mencetak brace, tetapi tiga gol lainnya di cetak oleh Joao Cancelo, Kyle Walker, dan Cole Palmer. Dengan kemenangan ini, City menempati peringkat ke dua bersama 6 poin, tetapi Club Brugge satu tingkat di bawahnya bersama 4 poin.

Berikut ini deretan fakta yang mengiringi kemenangan telak Manchester City.

1. Rekor 5 gol lebih yang ke-40 pada era Pep Guardiola

Sejak di tangani Pep Guardiola, Manchester City jadi tidak benar satu klub Eropa dengan serangan paling baik dan tertajam. Skor 5-1 atas Club Brugge ini jadi kemenangan dengan lima gol lebih ke-40 di semua kompetisi. Jumlah ini nyaris dua kali lipat lebih banyak dari kronologis kedua, yakni Liverpool yang melakukannya sebanyak 21 kali.

Sedangkan, bagi Pep Guardiola, ini jadi kemenangan ke-19 sepanjang kariernya di Liga Champions dengan mencetak lima gol lebih. Ini merupakan rekor paling baik seorang pelatih, di mana posisi ke dua di isi oleh Arsene Wenger dan Alex Fergusson yang melakukannya delapan kali saja.

2. Debut sempurna Cole Palmer

Pekan lalu Cole Palmer meniti laga debutnya di Premier League bersama tim utama Manchester City bersama tampil beberapa menit saja. Menariknya, pada hari yang sama, ia termasuk tampil untuk Manchester City U23 dan mencetak hattrick pada laga tersebut. Tak berhenti di situ, Guardiola mengimbuhkan debut baginya di Liga Champions menghadapi Club Brugge.

Di turunkan pada menit ke-64, ia hanya butuh tiga menit untuk mencetak gol perdananya. Kini, Palmer jadi pemain termuda ketiga City yang sukses mencetak gol di Liga Champions pada umur 19 tahun 166 hari, setelah Phil Foden dan Kelechi Iheanacho.

3. Tanpa striker utama, Manchester City memiliki delapan pencetak gol berbeda di UCL musim ini

Musim ini, Manchester City kehilangan striker murni mereka, Sergio Aguero, yang hengkang ke Barcelona. Manchester City juga gagal mendatangkan Harry Kane.

The Cityzens lantas tampil tanpa sosok striker utama. Mereka lebih sering menggunakan sosok false 9. Meski begitu, City tetap tampil tajam dengan mencetak 11 gol dari 3 laga di Champions League.

Menariknya, semua gol tersebut lahir dari delapan pemain berbeda. Riyad Mahrez mengoleksi 3 gol, Joao Cancelo 2 gol, sedangkan gol lainnya di cetak Nathan Ake, Gabriel Jesus, Jack Grealish, Kyle Walker, Cole Palmer, dan gol bunuh diri lawan.

Comments are closed.