Inilah Kesalahan Finansial yang Sering Kali di Lakukan Oleh Anak Muda

Inilah Kesalahan Finansial yang Sering Kali di Lakukan Oleh Anak Muda

Inilah Kesalahan Finansial yang Sering Kali di Lakukan Oleh Anak Muda

Finansial atau keuangan harus banget jadi untuk di kelola bersama baik sedari dini. Namun, pada praktiknya, di lansir dari laman onlinetradingsouthafrica.com, masih banyak anak muda lebih sering menghabiskannya untuk hal-hal yang di akui sepele tapi mempunyai dampak besar.

Kamu harus banget memulai untuk mengubah rutinitas yang satu ini. Kira-kira, apa saja ya kekeliruan finansial yang sering di laksanakan anak muda umur 20-an? Di kutip dari laman download idnplay poker, daripada penasaran yuk, simak bersama-sama artikel berikut ini!

1. Gak menyisakan uang untuk di tabung

Banyak anak muda yang berpikir bahwa menabung kudu di tunaikan bersama dengan berkesinambungan bersama dengan kuantitas uang yang sama. Padahal menabung selalu bisa di tunaikan meski jumlahnya gak sama, lho.

Meski uang koin samasekali gak kasus untuk selalu di tabung. Gak melulu kudu dalam nominal yang besar, kok. Akan lebih baik terhitung kalau memicu tabungan dalam wujud investasi, di mana tiap tiap tahunnya hasil yang anda dapatkan bakal terus bertambah.

2. Sering membeli barang yang gak perlu

Kesalahan finansial yang kerap di lakukan anak muda lainnya, adalah mereka sering kali membeli barang yang gak perlu. Keputusan untuk membeli barang bukan berdasarkan apa yang di butuhkan melainkan karena keinginan saat itu. Rasa menyesal pun gak jarang datang pasca barang sudah di tangan. Untuk itu jangan coba di ulangi, ya.

3. Kerap pesan makanan online

Kemudahan teknologi memang membuat segalanya lebih mudah. Mau beli apa saja tinggal pesan lewat ponsel sambil duduk di rumah. Termasuk salah satunya adanya inovasi pesan makanan online.

Di satu sisi memang memudahkan kita untuk memilih apapun yang ingin kita makan, sih, tapi di sisi lain kita jadi cenderung konsumtif dan menggantungkan semuanya pada jasa pesan makanan online. Kalau sekali dua kali gak apa-apa, kalau setiap hari, ya boros juga, kan?

4. Sulit membedakan mana kebutuhan dan keinginan

Agar finansial baik dan terencana, sebaiknya seorang individu punya kesadaran yang baik untuk memilah mana yang termasuk ke dalam kebutuhan, dan mana yang masuk ke dalam keinginan. Sayangnya, kesadaran seperti ini sering di abaikan, lho, terutama bagi sebagian besar anak muda.

Kebanyakan terjebak dengan euforia, karena sudah memiliki cukup uang lantas membeli apa yang mereka inginkan saat itu juga. Terlepas dari penting tidaknya bukan jadi persoalan. Nah, mindset seperti ini yang pelan-pelan harus mulai untuk di ubah.

Comments are closed.