Deretan Pemain Top yang Kini Hanya bisa Jadi Pemain Pelapis di Klubnya

Deretan Pemain Top yang Kini Hanya bisa Jadi Pemain Pelapis di Klubnya

Deretan Pemain Top yang Kini Hanya bisa Jadi Pemain Pelapis di Klubnya

Deretan Pemain Top yang Kini Hanya bisa Jadi Pemain Pelapis di Klubnya – Usia tua tidak bisa berbohong. Untuk pesepakbola, usia emas umumnya berpengalaman pada usia 25-29 tahun. Ini terjadi karena kapasitas dan kualitas yang di miliki dari lini tengah berada di puncak kinerja. Seiring waktu, itu pasti akan berkurang dan akan mempengaruhi penampilan pemain.

Ini bisa jadi, kebugaran yang sering bermasalah karena luka yang terus di hantui. Di kutip dari laman idn poker ios, tidak heran jika ada banyak pesepakbola yang memutuskan untuk pensiun pada usia senja, 35-39 tahun. Ada orang yang memilih untuk mundur lebih awal dan yang lain adalah yang sebaliknya. Di Liga Eropa, ada beberapa pemain terbaik yang selalu aktif bahkan jika mereka bertambah tua dan lebih tua.

Hanya saja dengan pertunjukannya yang luar biasa terlebih dahulu, pemain tidak tampil lebih teratur untuk timnya. Jadi, siapa pemainnya? Ini majalahnya.

1. Nemanja Matic

Nemanja Matic telah tiba di Manchester United sebagai bagian dari rencana pelatih, Jose Mourinho. Awal kedatangannya di klub berjuluk Setan Merah berjalan dengan baik, dengan Matic yang di lacak sebagai gelandang jangkar utama.

Namun, posisinya bahkan lebih berbahaya setelah pelatih berubah. Ole Gunnar Solksjaer lebih cenderung memainkan pemain lain dalam posisi gelandang bertahan seperti Fred dan Scott McTomomay.

Mengikuti Matic, ia hanya mencatat 36 penampilan di semua kompetisi musim lalu. Setidaknya kesempatan untuk bermain bahwa matic tentu saja bukan kabar baik, mengingat itu telah menjadi dasar setan merah.

2. Joe Hart

Joe Hart menghargai puncak penampilannya selama 6 musim di Manchester City. Namun, perubahan pelatih tangan Pep Guardiola juga menyeret karir Guardian berusia 34 tahun itu. Hart tidak dapat di andalkan dan di rilis di klub lain. Kariernya seolah-olah tahanan karena dia harus mengganti klub.

Di mainkan dengan Burnley, di musim 2020/2021, Hart memilih untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur secara gratis. Status menjadi salah satu kiper terbaik di dunia bukanlah jaminan bahwa Hart akan muncul secara teratur. Di rencanakan menjadi pelapis Hugo Lloris dan hanya mencatat 10 penampilan di semua kompetisi.

3. David Silva

Setelah menulis tinta emas dengan kota Manchester untuk Sederkade, David Silva akhirnya kembali ke Spanyol. Jangan bermain dengan Valencia yang merupakan klub lamanya, pemain berusia 35 tahun memilih untuk bergabung dengan Real Sociedad pada awal musim lalu. Namun, Silva tidak terlihat penuh sepanjang musim.

Tampil hanya 27 kali dengan koleksi 2 gol dan 5 assist. Masalah kebugaran juga harus di konfrontasi dengan Silva karena sering di kejutkan oleh cedera dari perjalanan. Meskipun penampilannya tidak lincah, pengalaman dan juara mental dia tentu membutuhkan pemain muda Sociedad muda.

Comments are closed.