Deretan Atlet Sepak Bola yang Tidak Pernah Ikut Dalam Kompetisi Eropa

Deretan Atlet Sepak Bola yang Tidak Pernah Ikut Dalam Kompetisi Eropa

Deretan Atlet Sepak Bola yang Tidak Pernah Ikut Dalam Kompetisi Eropa

Deretan Atlet Sepak Bola yang Tidak Pernah Ikut Dalam Kompetisi Eropa – Eropa bisa di bilang sebagai kiblat dari sepak bola di dunia. Kompetisi Eropa sendiri senantiasa mampu menarik perhatian karena level kompetisi yang kompetitif. Selain itu, bayaran yang tinggi juga membawa dampak banyak pesepak bola ingin berkarier di ajang Eropa.

Akan tetapi, tersedia juga sejumlah legenda sepak bola yang ternyata belum dulu sama sekali berkarier di kompetisi Eropa. Beberapa nama di antaranya justru cuma menghabiskan karier di tanah kelahirannya.

Di kutip dari laman idn poker ios, berikut ini deretan legenda sepak bola yang tidak pernah bermain di kompetisi Eropa.

1. Yasuhito Endo

Yasuhito Endo adalah keliru satu pesepak bola paling berprestasi di Asia pada masanya. Pemain asal Jepang ini memulai kariernya di Liga Jepang bersama bermain bersama Yokohama Flugels. Sempat hengkang ke Kyoto Sanga, ia kemudian melanjutkan karier ke Gamba Osaka. Bersama klub itu, ia sanggup mencatatkan lebih dari 500 pertandingan sepanjang 19 tahun.

Sepanjang karier profesionalnya, Endo telah membukukan 894 pertandingan dan mencetak 137 gol dan juga 181 assist. Walau sementara ini usianya telah 41 tahun, sang pemain nyatanya masih aktif bermain sebagai pesepak bola. Endo terhitung menciptakan 152 caps untuk negaranya sepanjang periode 13 tahun.

2. Ricardo Bochini

Sebelum masa Diego Maradona, Ricardo Bochini di akui oleh banyak orang sebagai tidak benar satu pemain paling baik di Argentina. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini hanya menghabiskan kariernya bersama dengan satu klub saja, yakni Independiente. Bochini secara luas di kagumi karena keterampilannya yang luar biasa.

Oleh karena itu, tidak mengherankan terkecuali ia memainkan peran kunci di dalam dominasi Independiente di Liga Argentina. Dalam 634 pertandingan untuk timnya itu, Bochini berhasil membukukan 97 gol. Ia terhitung sempat bermain bersama dengan tim nasional Argentina sebanyak 28 kali.

3. Carlos Alberto

Carlos Alberto adalah salah satu bek sayap terbaik yang pernah ada. Ia merupakan kapten tim nasional Brasil ketika negaranya berhasil menjuarai trofi Piala Dunia 1970. Pemain yang lahir di Rio de Janeiro ini menghabiskan sebagian besar kariernya di kompetisi Brasil. Santos, Fluminense, dan Flamengo menjadi tiga tim yang pernah Alberto perkuat.

Pada tahun 1977, ia memilih melanjutkan karier di kompetisi Amerika Serikat dengan bermain untuk New York Cosmos. Empat tahun kemudian Alberto bergabung bersama California Surf, sebelum akhirnya pensiun pada 1982. Meski berposisi sebagai bek kanan, Alberto tergolong pemain yang produktif dengan mencetak 72 gol untuk klub dan negara.

Comments are closed.